Listening

Kamu sudah sering mendengarkan lagu bahasa Inggris dan nonton film barat tapi nilai listening masih anjlok? Pasti ada penyebab mengapa listening kamu masih anjlok meski sudah belajar dan berlatih lewat lagu dan film. 

Terkadang meski sudah sering mendengar lagu dan menonton film berbahasa Inggris seseorang masih belum memahami apa yang native speaker ucapkan. Untuk bisa mencapai nilai yang tinggi, kamu harus paham dulu apa yang menjadi masalah listening mu selama ini. Simak artikel ini sampai selesai ya.

Ini Dia Sebab & Solusi Listening Gak Kian Meningkat

Peningkatan dan penurunan dalam belajar memang adalah hal yang sangat wajar. Namun tetap harus ada perbaikan pada penurunan yang terjadi agar proses belajar tidak stuck di tempat. 

Nah buat kamu yang merasa tidak ada peningkatan dalam belajar listening padahal sudah banyak mendengar lagu dan menonton film berbahasa Inggris, maka berikut ini ada beberapa sebab dan solusinya untuk membantumu meningkatkan proses belajar listening: 

  1. Eksposur yang Masih Kurang

Tidak hanya speaking, listening juga merupakan salah satu praktik bahasa Inggris yang harus kamu biasakan. Pembiasaan inilah yang disebut dengan eksposur. Mendengarkan percakapan dalam bahasa Inggris harus menjadi kebiasaan.

Pastikan untuk tidak hanya berlatih listening pada saat belajar saja. Di setiap waktu luang bisa kamu manfaatkan untuk mendengarkan lagu-lagu dalam bahasa Inggris atau bahkan menonton podcast ringan. 

  1. Masih Bergantung pada Subtitle

Belajar listening memang membutuhkan proses. Di awal proses kamu mungkin masih membutuhkan penggunaan subtitle dan itu adalah hal yang sangat wajar. Namun secara perlahan kamu juga harus membiasakan untuk listening tanpa menggunakan subtitle.

Atau kamu juga bisa menggunakan subtitle bahasa Inggris untuk melatih pemahaman tentang grammar dan vocab. Jika kamu sudah merasa cukup lama berlatih, kamu harus bisa benar-benar lepas dari subtitle. Jadi pastikan untuk hanya menggunakan subtitle di awal proses belajar listening. 

  1. Tidak Aktif Melatih Listening

Berlatih mendengarkan dalam bahasa Inggris dengan hanya memahami cara pengucapan, sangat tidak cukup untuk dikategorikan sebagai latihan listening secara aktif. Berlatih listening secara aktif artinya kamu mampu memahami makna dan kata kunci yang ada dalam kalimat yang native speaker ucapkan tersebut.

Baca juga: Mau Raih Skor TOEFL 500+ Tapi Cuma Punya Waktu Sebulan?

Untuk bisa melatihnya secara aktif, kamu juga bisa menulis ulang apa yang kamu dengar dari native speaker. Jangan lupa pastikan juga untuk melatih shadowing atau menirukan apa yang native speaker ucapkan dari video tersebut.

  1. Tidak Menguasai Cukup Banyak Vocab 

Melatih mendengarkan dalam bahasa Inggris juga sangat membutuhkan kesiapan terhadap vocab-vocab yang kemungkinan akan muncul dalam video. Saat ada vocab yang masih asing, maka ucapan native yang terdengar juga terkadang akan tidak jelas. 

Namun hal ini cukup wajar bagi seorang pemula. Untuk itu saat latihan di awal pastikan kamu mencatat vocab apa saja yang masih asing bagimu. Kemudian jangan ragu untuk mengulang klip yang menggunakan vocab asing tersebut untuk mendengar lebih jelas cara pengucapan dan juga memahami artinya. 

  1. Mindset Mudah Menyerah

Selain dari sudut metode tertentu, mindset juga bisa menjadi salah satu sebab mengapa listening tidak kunjung meningkat. Mindset yang mudah menyerah dan selalu ingin hasil belajar yang instan biasanya akan membuat seseorang akhirnya malas untuk berlatih dan mencoba berbagai metode baru. 

Mulai bangunlah mindset yang lebih kuat. Jangan pernah merasa tertinggal ketika peningkatan hasil listening lebih lama dari teman yang lainnya. Hasil belajar tiap orang bisa berbeda-beda dan tentu saja tidak bisa instan. 

  1. Hanya Fokus pada Satu Jenis Materi Listening

Ada banyak jenis materi listening yang bisa kamu jadikan sebagai metode belajar dan berlatih mendengarkan dalam bahasa Inggris. Beberapa diantaranya ada musik, podcast, film pendek, talkshow, dan masih banyak lagi. 

Kebanyakan orang yang kemampuan listeningnya susah meningkat hanya berfokus pada satu jenis materi latihan, seperti misalnya hanya fokus ke mendengarkan musik saja atau nonton film saja. 

Baca juga: Malu Belajar Bahasa Inggris Karena Masih Pemula? Tenang Ada Private Class Inggris Go

Bisa jadi aksen dan cara pengucapan pada musik berbahasa Inggris berbeda dengan percakapan pada media film atau bahkan talkshow. Itulah mengapa sebaiknya kamu belajar dari banyak jenis materi yang ada.  

Untuk lebih bisa mengukur peningkatan kemampuan mendengarkan dalam bahasa Inggris, kamu juga bisa memanfaatkan materi listening pada TOEFL atau IELTS yang umumnya sudah tersedia pada beberapa aplikasi khusus TOEFL, IELTS dan sejenisnya. 

Dari sana kamu bisa menjawab soal yang berkaitan dengan materi listening dan mengukur kemampuan berdasarkan nilai yang muncul. Pastikan juga untuk tidak cepat bosan dan tidak mudah menyerah selama belajar dan berlatih.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *