english for social media

Saat ini hampir semua orang menggunakan media sosial, entah itu Instagram, Facebook, WhatsApp, hingga TikTok. Dengan ramainya pengguna media sosial ini kamu pasti sudah tidak asing dengan istilah english for social media bukan?

English for social media maksudnya adalah istilah-istilah dalam bahasa Inggris yang ada di media sosial. Mengingat media sosial ini hampir semua orang menggunakannya di seluruh dunia, maka istilah-istilah yang ada pada media sosial hampir semuanya menggunakan bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris. 

Istilah English For Social Media yang Bisa Kamu Coba

Ada banyak istilah bahasa Inggris dalam media sosial. Mungkin sebagian dari kamu sudah mengenal beberapa istilahnya. Namun bagi kamu yang masih belum tahu karena tidak mengikuti trend, tidak perlu khawatir karena berikut ini ada beberapa ungkapan English For Social Media yang bisa kamu coba aplikasikan. 

  1. Literally

Kata literally cukup sering ada di berbagai laman media sosial. Kata ini biasanya sebagai penegasan tentang sesuatu. Literally punya makna atau arti sebenarnya/ pada dasarnya. 

Kata literally sebenarnya bersifat agak hiperbolis atau agak dramatis. Meski begitu kata ini sangat sering muncul dan ada di berbagai kolom komentar yang ada di media sosial. 

  1. IYKYK

Kamu mungkin merasa sedikit bingung dengan istilah yang satu ini. Netizen biasa menyebut istilah ini dari kepanjangan if you know you know. Arti dari ungkapan english for social media yang satu ini adalah sama seperti istilah “yang tau tau aja”. 

Istilah ini lebih sering digunakan untuk komentar yang mengandung joke atau untuk menyebutkan informasi yang tidak umum. 

  1. FOMO

Sama seperti IYKYK, FOMO juga merupakan salah satu istilah english for social media yang memiliki kepanjangan dan saat ini banyak pengguna media sosial yang menggunakan istilah ini. FOMO sendiri punya kepanjangan “Fear of Missing Out” yang maknanya rasa takut ketinggalan trend. 

Orang sering menggunakan istilah FOMO untuk menyebut orang yang selalu mengikuti trend di media sosial. Ungkapan ini punya konotasi negatif meskipun maknanya tidak selalu negatif. 

Baca juga: Idiom Keren Ini Bisa Bikin Bahasa Inggris Kamu terdengar Natural

  1. Cringe

Berikutnya ada kata cringe yang memiliki konotasi negatif. Arti dari kata ini adalah aneh/ memalukan/ membuat tidak nyaman. Baru-baru ini kata cringe memang cukup sering ada di media sosial. Contoh kalimat untuk mengimplementasikan kata cringe ini adalah seperti “she is so cringe, i don’t want to be close with her”. 

  1. Lowkey

Selain cringe, kata lowkey juga cukup sering ada dalam media sosial saat ini. Adapun kata lowkey memiliki antonim atau lawan kata highkey. Untuk artinya sendiri adalah agak atau diam-diam. 

  1. OOTD 

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan ungkapan english for social media yang satu ini bukan? Namun beberapa orang mungkin masih merasa bingung dengan ungkapan ini. OOTD sendiri punya kepanjangan Outfit of The Day. 

Maksud dari ungkapan ini sangat simpel, yaitu style atau baju yang sedang dipakai pada hari tersebut. 

  1. Vibes/ Vibing

Yang tidak kalah trend di media sosial saat ini adalah ungkapan atau kata vibes/ vibing. Arti dari ungkapan ini adalah suasana/ menikmati suasana. Contoh penggunaan dalam kalimatnya adalah “i feel happy vibes in this camp” atau bisa juga “i’m just vibing the party”. 

Baca juga: Expressions Ini Sering Dipakai Native Tapi Jarang Diajarkan di Sekolah

Semua ungkapan yang disebutkan di atas merupakan ungkapan-ungkapan yang trend atau banyak digunakan di platform media sosial manapun. Mungkin akan ada lebih banyak lagi istilah-istilah yang ada di media sosial menyesuaikan dengan kondisi pengguna media sosial.

2 thoughts on “English For Social Media Yang Lagi Trend Dan Harus Kamu Tahu”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *